Jaga Keselamatan dan Masa Depan Pelajar, Kapolres Metro Bekasi Kota Terbitkan Maklumat
Kota Bekasi, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana menerbitkan maklumat mengenai perlindungan pelajar dari kegiatan unjuk rasa yang mengandung unsur bahaya dan kekerasan. Langkah tersebut menempatkan keselamatan anak dan keberlangsungan pendidikan sebagai prioritas.
Maklumat Nomor MAK/01/IX/2026 yang dikeluarkan pada Kamis (3/9/2026) itu memuat lima pesan utama kepada masyarakat. Isinya mencakup pencegahan pelibatan pelajar dalam kegiatan berisiko, kewaspadaan terhadap provokasi digital, pengawasan sepulang sekolah, serta penguatan peran keluarga, sekolah, dan pemerintah.
“Maklumat ini bukan untuk membatasi ruang penyampaian pendapat, melainkan sebagai langkah pencegahan agar pelajar tidak berada dalam situasi yang melampaui kesiapan dan pemahaman mereka. Tujuannya adalah menjaga keselamatan anak sekaligus memastikan hak belajar mereka tetap terlindungi,” kata Putu Kholis, Sabtu (5/9/2026).
Ruang digital menjadi salah satu perhatian karena ajakan dapat tersebar dalam waktu singkat dan menjangkau pelajar secara luas. “Arus informasi yang cepat harus diimbangi dengan pendampingan dan literasi digital. Pelajar perlu dibekali kemampuan untuk mengenali risiko agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang tidak jelas sumber maupun tujuannya,” ujarnya.
Dalam penerapannya, pihak sekolah dan keluarga diminta memastikan para pelajar kembali ke rumah dengan aman setelah kegiatan belajar berakhir. Komunikasi yang terjaga antara guru dan orang tua diperlukan agar keberadaan anak tetap terpantau.
“Cara kita menjaga pelajar hari ini akan turut menentukan masa depan Kota Bekasi. Jangan sampai mereka terseret ke dalam kegiatan berbahaya yang dapat menghambat kesempatan untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-cita,” tegas Putu Kholis.
Ia mengajak seluruh unsur membangun sistem perlindungan yang saling menguatkan. “Keluarga, sekolah, pemerintah, kepolisian, dan masyarakat harus hadir dalam satu tanggung jawab bersama. Jangan biarkan ada celah yang membuat pelajar mudah dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.
Ady
0 Komen