Lawan Berita Hoaks, Gen Z Dibekali Etika Jurnalistik Lewat Diskusi Publik
JAKARTA, Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, generasi muda dinilai perlu memiliki kemampuan jurnalistik agar mampu membedakan informasi yang benar dan hoaks. Berangkat dari kondisi tersebut, Kelompok Kerja (Pokja) PWI Jakarta Timur bersama DPC GMNI Jakarta Timur menggelar diskusi publik bertajuk "Membangun Minat Jurnalistik di Kalangan Gen Z dalam Era Media Sosial", Jumat (7/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Pokja PWI Jakarta Timur, Kompleks Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, ini menjadi ruang edukasi bagi mahasiswa dan kalangan muda untuk memahami pentingnya etika jurnalistik serta tanggung jawab dalam menyebarkan informasi di era digital.
Ketua DPC GMNI Jakarta Timur, Jansen Henry Kurniawan, dalam sambutan pembuka menegaskan bahwa media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari generasi muda. Namun, kebebasan menyampaikan informasi harus diimbangi dengan kemampuan melakukan verifikasi dan menjaga etika komunikasi.
Sementara itu, Ketua Pokja PWI Jakarta Timur, Rudolf Simbolon, sebagai narasumber menjelaskan bahwa prinsip-prinsip jurnalistik, seperti akurasi, keberimbangan, dan verifikasi, tetap relevan meski informasi kini tersebar melalui berbagai platform digital.
Narasumber lainnya, Mufty Arya Dwitama, Wakabid Kaderisasi dan Aikastrat DPC GMNI Jakarta Timur, mengajak peserta untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi dan penyebaran informasi yang bermanfaat, bukan sekadar mengejar popularitas atau viralitas.
Diskusi yang dimoderatori Ezra Estrada Latbual, Ketua DPK GMNI UIC, berlangsung interaktif dengan melibatkan peserta dalam pembahasan mengenai tantangan jurnalistik di era digital serta peran Gen Z dalam menciptakan ruang informasi yang sehat.
Melalui kegiatan ini, Pokja PWI Jakarta Timur dan DPC GMNI Jakarta Timur berharap lahir generasi muda yang tidak hanya aktif bermedia sosial, tetapi juga memiliki literasi digital yang baik, berpikir kritis, serta menjunjung tinggi etika jurnalistik dalam setiap informasi yang disampaikan.
(NK/FG)
0 Komen