post image

Jadi Kepala BGN, Sudaryono: Kami Bukan Superman, Siap Terima Masukan

Jakarta,  Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, berkomitmen menjalankan tugas secara sungguh-sungguh. Sudaryono ingin mengedepankan kolaborasi dan keterbukaan terhadap berbagai masukan dari masyarakat maupun para pemangku kepentingan. 

Menurutnya, pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional tidak mungkin diselesaikan oleh satu orang. Dibutuhkan kerja sama seluruh pihak.

“Kami bukanlah Superman. Tentu saja tidak mungkin saya menyelesaikan persoalan atau program ini sendirian. Kami bersama semua tim, baik yang aktif maupun seluruh stakeholder, ingin lebih banyak mendengar dan lebih banyak menerima masukan dari semua pihak,” ujar Sudaryono usai dilantik Presiden RI Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7). 

Ia mengatakan, BGN membuka ruang seluas-luasnya bagi publik menyampaikan kritik, saran, maupun gagasan yang dapat memperkuat pelaksanaan program-program di bidang gizi. Setiap masukan, kata dia, akan menjadi bahan evaluasi dalam proses pengambilan keputusan.

“Kalau barangkali ditemukan hal-hal yang janggal, ada ide-ide baru, kami siap menerima masukan dan menjadikannya bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan,” kata dia.

Sudaryono menilai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat merupakan pekerjaan besar yang membutuhkan komitmen jangka panjang. Ia menyoroti masih banyak anak di berbagai daerah yang memerlukan perhatian agar mendapatkan asupan gizi yang memadai demi mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka secara optimal.

“Ini adalah program besar, program jangka panjang, dan saya siap mendengar semua aspirasi untuk kami pertimbangkan dalam mengambil keputusan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Sudaryono menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah sebagai Kepala BGN secara profesional dan berintegritas. Ia berjanji bekerja sebaik mungkin demi mendukung keberhasilan program-program pemerintah di bidang pemenuhan gizi masyarakat.

“Yakinlah, saya di detik ini berkomitmen untuk bekerja dengan sebaik-baiknya dan sebersih-bersihnya,” ujar Sudaryono.

0 Komen